Calendar

August 2017
SunMonTueWedThuFriSat
 << < > >>
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Announce

Who's Online?

Member: 0
Visitor: 1

rss Syndication

03 Sep 2015 - 02:53:31 am

Hingga Kapan Muka Bayi Tetap Terlihat Menggemaskan?

Anda punya bayi? Coba perhatikan, betapa lucunya dia? Semua sosok pasti menyukai & menyayanginya karena wajahnya yang imut serta menggemaskan. Seiring bertambahnya usia, lambat laun watak pola dan wajahnya yang lucu dengan hilang. Semua orang2 tahu itu. Tetapi yang tidak banyak orang merekam, pada usia buatan kelucuan itu sedari hilang? Pertanyaan kemudian adalah mengapa muka bayi itu tampak lucu?


Mengapa muka bayi terlihat gecul?


Para peneliti itu menjelaskan foto bayi lucu bahwa, muka bayi yang lucu dan imut dgn mata besar dan bening, hidung serta mulut yang rancak adalah terkait dengan strategi manusia pada mempertahankan species. Paham wajah yang kecil itu memungkinkan sistem bayi untuk tersembunyi.




Jika pengertian selamat yang mereka maksudkan adalah dalam konteks keberlangsungan hidup, aku setuju. Contoh peri, tidak sedikit, masalah di rumah perih, seorang ibu yang berencana meninggalkan bayinya, mungkin karena gak jelas suaminya. Tapi begitu si dokter tahu, niatan si ibu ini, umumnya dokter menyarankan biar melihat bayinya dulu. Lihat matanya, & kelucuannya, akhirnya si ibu ini meski menggagalkan niat keras kepala tersebut sehingga si bayi pun terlindung dan terpelihara.


Melihat contoh kasus yang saya kemukakan diatas, normative, bisa dimengerti, maksud dari persetujuan mempertahankan species itu. Tetapi konsep mempertahankan species pada contoh kasus di kepada bukan seperti itu, eksentrik dengan konsepnya para evolusionis.


Saya kira ada yang kalimat yang mengelabui terlebih menyesatkan. Menurut saya, manusia, tidak sanggup mengatur strategi guna memilih bagaimana bentuk terbaik untuk dilahirkan sehingga bisa selamat, selama masa usia tersebut. Kalau memang benar, lalu, sungguh mekanisme pemilihan bentuk-bentuk tersebut dilakukan per manusia?.


Bisakah kita memilih bentuk luncung mancung, kulit suci, rambut merah semoga menjadi lebih disukai oleh orang-orang dalam Asia dan sekalipun?. Hal yang tidak mungkin bisa dilakukan. Tentu halnya dengan bukan mungkinnya cerita bentuk-bentuk bayi untuk memilih menjadi imut dan menggemaskan, sebagai tata mempertahankan keberlangsungan species.


Imut, dan menggondokkan adalah tahap kemajuan awal bayi. Berdasar pada alamiah umumnya memang seperti itu. Padahal bentuk imut dan lucu, bukan saja milik pada bayi manusia, juga pada makhluk hidup lainnya. Asu kampung misanya, lebih-lebih lucu dan imutnya anjing-anjing itu tatkala masih kecil, terlebih saya sering khilaf, dikira adalah sanak saudara anjing ras. Serta ketika sudah buntal, betapa jeleknya asu ini yang ternyata hanya anjing pedalaman biasa.


Atau bahwa Anda pernah di baby zoonya Taman Safari, betapa lucunya harimau, orangutan, aswa nil ketika tetap bayi. Lalu, gimana pada tahapan perkembangan selanjutnya? Anda sendiri yang bisa menganggap.


Admin · 7573 views · Leave a comment

Permanent link to full entry

http://gurugayahidupnet.sosblogs.com/The-first-blog-b1/Hingga-Kapan-Muka-Bayi-Tetap-Terlihat-Menggemaskan-b1-p266.htm

Comments

No Comment for this post yet...


Leave a comment

New feedback status: Published





Your URL will be displayed.


Please enter the code written in the picture.


Comment text

Options
   (Set cookies for name, e-mail and url)